DAERAHNEWS

Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Gorontalo, Adnan Entengo Sampaikan Perda Yang Belum Berumur Satu Tahun Bisa Diambil Alih Oleh Bapemperda

poliyamatopfm.com , Rapat kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka membahas evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) pada Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) 2020 dan penyiapan penetapan Propemperda tahun 2021 bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait berlangsung di ruang Inogaluma DPRD Provinsi Gorontalo, Senin 14/09/20.

Rapat ini Dipimpin oleh Adnan Entengo selaku ketua rapat dan dihadiri oleh Anggota DPRD AW Thalib, Oktohari Dalanggo dan juga Adhan Dambea, Sekwan, dan juga OPD terkait, seperti dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas PNM ESDM Transmigrasi, Dinas Kearsipan, Badan Keuangan, serta Biro Hukum dan Organisasi.

Dari hasil rapat tersebut di simpulkan bahwa pada propemperda 2020 akan ada perda yang diluncurkan lagi sebagai usulan dari eksekutif yaitu Gubernur Provinsi Gorontalo, serta akan ada ranperda baru terkait OPD Baru yang akan berdiri sendiri.

“propemperda 2020, itu ada beberapa perda yang diluncurkan lagi, yang usul inisiatif eksekutif atau gubernur, yaitu terkait dengan kebudayaan berusaha RT/RW, dan juga ranperda tentang pembangunan industri, kemudian ada hal yang baru, ranperda yang baru, yaitu terkait dengan OPD, Kurang lebih ada delapan OPD baru berdiri sendiri” ungkap Adnan Entengo

Selain itu dalam wawancara ini Adnan menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut ada usul inisiatif DPRD dimana untuk perda perda yang belum berumur satu tahun bisa diambil alih oleh bapemperda.

“Kemudian juga tadi dari usul inisiatif DPRD ada yang menarik, perda perda itu kalau dia umurnya belum satu tahun itu bisa diambil alih oleh bapemperda, termasuk penyelenggaraan pendidikan al’quran, kemudian juga tentang kependudukan” jelas Adnan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close